Sampai Kapan Terus Mencari?

Racikan Kata

tumblr_lcd4myMlhg1qc6yb1o1_500_large

Kamu berputar-putar di situ saja. Dari sebuah padang ilalang, ke gurun yang begitu gersang. Tak puas, kamu berlari lagi, mencari lagi. Meninggalkan yang belum selesai. Akhirnya hanya mendapati diri kamu sendiri di tepian jurang.

Mencari yang lebih baik.

Sebuah kalimat yang aku percaya tidak akan ada ujungnya. Mencari yang lebih baik hanya akan membawamu ke perjalanan tiada akhir. Perjalanan penuh dengan ketidakpuasan. Rasa haus yang menyiksakan.

Aku paham, semua orang ingin sesuatu yang lebih baik. Akan tetapi, ada kalanya kamu harus berhenti, beristirahat, lalu berpikir, “Apakah aku sudah cukup jauh mencari? Atau bahkan terlalu jauh?”

Mencari yang lebih baik, berarti meninggalkan yang lebih buruk. Atau setidaknya, yang kamu anggap lebih buruk. Aku hanya ingin menyadarkan. Orang-orang yang kamu anggap tidak cukup baik dan kamu tinggalkan demi yang lebih baik itu yang justru lebih pantas mendapatkan yang lebih baik. Dan itu pasti.

Karena orang-orang yang sembarang meninggalkan semata demi yang lebih…

Lihat pos aslinya 143 kata lagi

Sendiri Atau Berdua?

images (2) (1)

Semua orang pernah menunggu. Tapi tak semua tau jika sedang ditunggu. Menunggu itu membosankan. Tapi entah kenapa sepertinya banyak yang sudah terbiasa dengan menunggu. Seperti sudah menjadi kebiasaan. Entah menunggu apapun itu. Menunggu orang lain, jawaban, atau hati.
Beberapa orang mungkin berpikir, untuk apa menunggu? Sedang yang ditunggu saja tak tau. Menunggu itu hanya milik mereka yang sudah saling berjanji. Lalu untuk apa menunggu? Menunggu seperti orang bodoh. Apalagi yang sudah jelas bahwa yang ditunggu tak akan datang. Tapi mereka yang lain, yang menunggu, seperti menutup telinga rapat-rapat. Tak ingin mendengar apapun. Yang mereka inginkan hanya kedatangan dari seseorang yang selalu dipanggilnya, dari dalam hati.
Seperti teriakan yang sangat kencang, namun tak ada yang bisa mendengar. Mereka yang mengeja nama “kekasihnya” dengan benar, namun tak ada yang menoleh.
Jadi apa itu bagian dari menunggu? Atau sebuah kesia-siaan? Atau wujud lain dari harapan? Atau mirip dengan kesetiaan?
Tak ada yang salah dengan menunggu. Jika yang ditunggu tau jika sedang ditunggu..

Tanam dan Menuai

yellow rose image-3
Memang manusia hidup di dunia harus punya tujuan. Tapi bukan untuk sikap. Seperti halnya kebaikan. Berbuat baik tak perlu punya tujuan. Hanya ketulusan yang dibutuhkan. Bukankah sesama manusia memang harus berbuat baik? Tapi kenapa sebagian diantara mereka terselip sebuah tujuan khusus? Apa itu yang namanya kebaikan? Apa ada yang salah dengan berbuat baik?
Walaupun orang lain telah berbuat buruk, entah sengaja atau tidak, apa iya kita harus membalasnya dengan keburukan pula? Ada sebuah pepatah yang mengatakan, “orang baik pasti akan mendapatkan yang baik pula”. Jadi atas dasar apa seseorang berbuat tidak baik? Karena semua hal yang kita lakukan akan berbalik pada diri kita sendiri.
Kepada yang punya hati, jangan berubah menjadi yang tak dikenal..

Could It Be (Raisa)

cangkir

Kau datang dan jantungku berdegup kencang
Kau buatku terbang melayang
Tiada ku sangka getaran ini ada
Saat jumpa yang pertama
Mataku tak dapat terlepas darimu
Perhatikan setiap tingkahmu
Tertawa pada setiap candamu
Saat jumpa yang pertama

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Could it be love

Mataku tak dapat terlepas darimu
Perhatikan setiap tingkahmu
Tertawa pada setiap candamu
Saat jumpa yang pertama

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Oh mungkinkah ini cinta

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Candu Yang Tak Berteori

Tanda-tanda-Anda-Sedang-Jatuh-Cinta

Apakah cinta itu datang karena terbiasa? Terbiasa bersama, terbiasa berdua, terbiasa dengan keadaan. Hingga akhirnya menjadi sebuah kebutuhan, lalu muncul sebuah ikatan diantaranya. Lalu bagaimana dengan cinta pada pandangan pertama? Cerita itu jelas ada. Mata yang tak pernah bertatap sebelumnya, mulut yang tak pernah bersapa sebelumnya. Tapi entah kenapa ada sebuah rasa yang kuat yang membuat seseorang itu yakin bahwa ini adalah cinta. Keduanya nyata. Tapi entah mana yang lebih kuat dan setia. Pada hakikatnya setiap cinta itu suci dan tulus. Setelahnya hanya bagaimana cara sang pemilik cinta dapat menjaganya.
Cinta datang tak perlu alasan. Cinta bukan soal mengapa atau kenapa. Cinta itu hanya tentang ketulusan. Mungkin cinta tak selalu indah dijalannya. Namun bukankah cinta datang bersamaan dengan perasaan yang lainnya? Kecewa, cemburu, patah hati.
Ah.. sudahlah. Tetap saja cinta itu memabukkan. Seperti candu yang tak pernah puas. Hingga terkadang dia tak butuh logika. Karena tak ada teori yang dapat menjelaskan bagaimana megahnya..