Sesungguhnya Cinta

images (13)

Sesungguhnya cinta adalah yang tak akan berubah menjadi benci atau dendam. Yang mungkin berubah hanyalah keinginan untuk memiliki.

Diantara begitu banyak pernyataan pasti terselip sebuah kekecewaan, sebagiannya kebahagiaan, dan yang lainnya ungkapan yang tak pernah diutarakan. Entah apapun yang akan terjadi setelahnya, yakinlah bahwa itu semua adalah yang terbaik untukmu disaat itu atapun diwaktu yang akan datang. Tak ada yang salah dengan pernyataan. Daripada hanya dipendam dan nantinya rasa itu akan habis dimakan sendiri. Layaknya mereka para pemendam rasa. Yang selalu berdalih dengan alasan keadaan. Kebahagiaan akan datang dengan caranya sendiri. Tergantung bagaimana usaha kita untuk meraihnya. Karena pada hakikatnya bahagia itu sederhana, asalkan ada cinta yang mendasarinya.

Cinta tak harus memiliki, jika kamu tak punya daya untuk memilikinya.

Kalimat itu yang sering ku baca pada sebuah novel yang aku yakini kebenerannya. Cinta itu memang indah, jika terbalaskan. Tapi aku yakin bahwa ada orang diluaran sana yang sudah bahagia hanya dengan melihat orang yang dia cintai bahagia. Mungkin itu terdengar bodoh dan munafik, tapi mungkin memang seperti itulah cinta. Cinta akan terus berkembang menjadi begitu besar, dan tak akan pernah berubah menjadi hal yang buruk. Cinta itu tidak egois, karena cinta itu suci. Manusia lah yang sering kali menodainya dan menjadikannya kambing hitam dalam sebuah pergulatan.

Ya.. Seandainya manusia bisa mengatur jalan jodohnya sendiri mungkin dunia ini tak akan ada yang namanya pemendam rasa dan pejuang cinta. Tapi yakinlah pasti dunia ini akan begitu cepat hancur oleh obsesi dan nafsu manusia.

Skyscraper (Demi Lovato)

140929p

Skies are crying
I am watching
Catching teardrops in my hands
Only silence as it’s ending
Like we never had a chance
Do you have to make me feel
Like there’s nothing left of me?

You can take everything I have
You can break everything I am
Like I’m made of glass
Like I’m made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
Like a skyscraper

As the smoke clears
I awaken
And untangle you from me
Would it make you feel better
To watch me while I bleed?
All my windows still are broken
But I’m standing on my feet

You can take everything I have
You can break everything I am
Like I’m made of glass
Like I’m made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
Like a skyscraper

Go run run run
I’m gonna stay right here
Watch you disappear
Yeah ohh
Go run run run
Yeah it’s a long way down
But I am closer to the clouds
Up here

You can take everything I have
You can break everything I am
Like I’m made of glass
Like I’m made of paper

Ohhh

Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
Like a skyscraper
(Like a skyscraper)
Like a skyscraper
Like a skyscraper

Kamu Itu Ranting Pohon

tumblr_ky2e4r8hmx1qzevelo1_500

Apakah masih pantas jika aku menggantungkan harapan padanya? Apa pantas dia untuk menjadi yang aku harapkan?
Aku merasa seperti menjadi seekor burung yang hinggap disebuah ranting pohon. Yang pada awalnya terasa meneduhkan dan menyejukkan, hingga aku merasa nyaman dan enggan untuk berpindah. Namun kelamaan ranting itu patah dan menjatuhkanku. Tapi anehnya saat aku jatuh, aku masih berpikir untuk kembali ke sisi lain diranting yang sama. Apakah salah jika aku mempertahankannya? Aku tak tau sedang berada disudut yang mana. Entah setia atau bodoh. Sangat tipis garis perbedaan diantara keduanya. Samar, nyaris tak terlihat.
Mungkin aku hanya butuh waktu untuk menemukan ranting lain yang lebih kokoh. Namun tak tau kapan aku akan terbang mengepakkan sayap yang terasa lemah ini. Atau aku hanya perlu bersabar, mungkin tepatnya lebih bersabar, menunggu ranting itu tumbuh kembali menjadi ranting yang lebih kuat sehingga aku dapat bersandar. Menjadi penghuni tetap selamanya. Hingga akhirnya menua dimakan usia dan tak sanggup terbang mengarungi semesta.

Mencari Kenyataan, Bukan Pembenaran

be-honest

Mereka tak akan pernah tau apa yang sedang seseorang pikirkan. Mereka hanya menebak-nebak dan meraba. Yang mereka lihat dan dengar tak semua nyata. Dan mereka tak bisa membedakannya. Ya.. Karena mereka hanyalah manusia biasa. Sama seperti aku. Manusia hanya memberikan topeng pada yang lainnya. Mungkin hanya beberapa dari mereka yang mengetahui sebenarnya. Apa yang manusia pikirkan tak semuanya benar. Itu hanya pembenaran yang mereka buat sendiri. Untuk membela dirinya sendiri. Kemudian mereka saling menyalahkan yang lain untuk menjadi yang selalu benar. Kenapa manusia harus menjadi pihak yang benar? Sedangkan pada kenyataannya manusia adalah makhluk yang penuh kesalahan. Lalu untuk apa mencari pembenaran? Itu egois.
Aku, kamu, dia, ataupun mereka hanya menebak. Dan tak akan pernah tau yang sebenarnya jika tak ada yang mengalah.