Gugur Yang Mendung

colourful-girl-nature-photography-rainbow-umbrella-favim-com-140201

Jadi ada apa dengan hari-hari dipenghujung akhir bulan ini? Pagiku hilang tak berjejak. Sekilas nampak tapi sering tertutup awan mendung. Tak ada matahari yang menghangatkan. Hanya angin kering yang menerbangkan daun-daun. Seperti musim gugur namun langit memilih untuk mendung. Dan aku masih berusaha mencari senyumnya dibalik daun-daun yang berjatuhan ke tanah, lalu terinjak oleh langkah arogan. Dimana aku bisa menemukan simpul senyummu? Kau tahu aku selalu merindu. Walaupun seringnya waktu mencoba mengalihkan pandanganku dan menyembunyikanmu. Dan pada akhirnya aku harus menerima perjumpaan dalam sebuah ruang temu. Melukis bayanganmu sesempurna mungkin. Menguatkan ingatan tentang sosokmu. Kemudian menghidupkannya untuk sebuah cerita yang tentu saja berakhir bahagia.

Tapi setelah detik waktu semakin berjalan dan pertemuan kita tak kunjung menjadi nyata, aku takut. Aku takut lekuk wajahmu berubah dalam ingatanku begitu juga dalam nyatamu. Sedikit demi sedikit memudar terhapus waktu. Seperti bulan yang tergantikan fajar. Kehampaan pun seolah menjadi teman akrab berbincang. Tentang konspirasi semesta dan rahasianya yang tak ada habisnya. Yang akan selalu menjadi rahasia sampai tiba masanya.

Iklan

2 pemikiran pada “Gugur Yang Mendung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s