I Love [. . . . .]

11

Jika cinta adalah sebuah keindahan, maka apa aku salah jika aku menyebutmu sebagai salah satu bagiannya? Jika cinta adalah pelangi, maka apa aku salah jika menunjukmu sebagai warna yang paling cerah diantara warna lainnya? Jika cinta adalah senja, maka apa aku salah jika mengatakan bahwa senyummu adalah yang terhangat yang dinanti selepas hari ini berlalu? Jika cinta adalah sebuah kebahagiaan, maka apa berarti aku tak mendapatkannya jika aku tak dapat merasakannya bersamamu? Jika cinta adalah keihklasan, mungkin aku benar.

Mungkin ini salahku. Tak dapat memperjuangkannya sebagai wujud nyata dari sebuah harapan. Hingga akhirnya aku yang kini merasakan sesal yang begitu dalam. Menjadi seorang yang semakin pudar oleh kesempatan yang tersia-sia kan.

Benar jika beberapa cinta harus diperjuangkan. Benar jika beberapa besar diantaranya butuh pengorbanan. Lalu apa yang telah dikorbankan? Selain perasaan yang tumbuh dengan sia-sia. Semakin besar, namun rapuh didalamnya. Untuk apa merawatnya? Jika pada akhirnya perasaan itu sendiri yang akan menghancurkan semua impian dan harapan.

Cinta.. Mengapa tak kau buat saja semua ini menjadi lebih mudah?
Karena yang mudah belum tentu cinta, sayang.

tumblr_lfbf9jbl5h1qbv4sdo1_500-776404

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s