Masih Kepada Kamu

images (11)

Entah telah berapa lama waktu yang habis untuk menunggu sebuah perjumpaan. Melihat dari balik jendela atau dari sela keramaian orang. Aku pikir hari itu tak akan sama dengan hari lainnya. Tapi ternyata tak juga memberi penawar untuk seorang pecandu. Rindu ini kian menumpuk, menggunung, tak terbendung. Lalu dimana lagi aku dapat menemukan matamu yang sendu?

Waktu kita tak akan abadi. Semuanya akan berakhir seiring dengan berjalannya takdir. Diantara kita tak akan tau apa yang akan terjadi. Yang telah lalu hanya dapat diingat. Tak inginkah kamu untuk membuat cerita bersamaku dimasa yang akan datang? Tentang apapun itu, segala hal yang utuh. Mungkin tak selalu bahagia, tapi akan berakhir indah.

Setelah ini, kita akan berdiri diantara jarak. Aku akan tetap disini, sedang kamu akan terbang bersama sayapmu yang bebas. Jika takdir tak mempertemukan kita sebagai yang saling memiliki, aku harap ada jalan lain yang tak serumit ini.

Dalam keheninganmu, semoga Tuhan menyelipkan namaku dalam lamunanmu. Sebelum hatiku lelah, sebelum kesempatan itu musnah, sebelum aku pergi melangkah beranjak dari rumah.

Firasat (Raisa)

5174955757_d7a79a99e3_b1

Kemarin ku lihat awan membentuk wajahmu
Desau angin meniupkan namamu
Tubuhku terpaku

Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu
Tabur bintang serupa kilau auramu
Aku pun sadari, ku segera berlari

Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk cepat pulang
Cepat kembali, jangan pergi lagi

Alirnya bagai sungai yang mendamba samudera
Ku tahu pasti kemana kan ku bermuara
Semoga ada waktu (sayangku) sayangku

Ku percaya alam pun berbahasa
Ada makna di balik semua pertanda
Firasat ini rasa rindukah ataukah tanda bahaya
Aku tak peduli, ku terus berlari

Cepat pulang (cepat pulang), cepat kembali, jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk cepat pulang (cepat pulang)
Cepat kembali, jangan pergi lagi

Dan lihatlah sayang (lihatlah)
Hujan terus membasahi seolah ku berair mata

(cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi
Firasatku) ingin kau tuk cepat pulang
(cepat kembali, jangan pergi lagi) ku hanya ingin kau kembali
(firasatku ingin kau tuk cepat pulang) pulang
(cepat kembali, jangan pergi lagi)

Aku pun sadari
Kau takkan kembali lagi