Masih Kepada Kamu

images (11)

Entah telah berapa lama waktu yang habis untuk menunggu sebuah perjumpaan. Melihat dari balik jendela atau dari sela keramaian orang. Aku pikir hari itu tak akan sama dengan hari lainnya. Tapi ternyata tak juga memberi penawar untuk seorang pecandu. Rindu ini kian menumpuk, menggunung, tak terbendung. Lalu dimana lagi aku dapat menemukan matamu yang sendu?

Waktu kita tak akan abadi. Semuanya akan berakhir seiring dengan berjalannya takdir. Diantara kita tak akan tau apa yang akan terjadi. Yang telah lalu hanya dapat diingat. Tak inginkah kamu untuk membuat cerita bersamaku dimasa yang akan datang? Tentang apapun itu, segala hal yang utuh. Mungkin tak selalu bahagia, tapi akan berakhir indah.

Setelah ini, kita akan berdiri diantara jarak. Aku akan tetap disini, sedang kamu akan terbang bersama sayapmu yang bebas. Jika takdir tak mempertemukan kita sebagai yang saling memiliki, aku harap ada jalan lain yang tak serumit ini.

Dalam keheninganmu, semoga Tuhan menyelipkan namaku dalam lamunanmu. Sebelum hatiku lelah, sebelum kesempatan itu musnah, sebelum aku pergi melangkah beranjak dari rumah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s