Untitled

images (3)
Sedang apa disana? Sedang melihat kami kah? Sedang mendengarkan kami kah?
Mengapa tidak disini saja? Dirumah yang kau bangun dengan penuh cinta dan kasih sayang. Berkumpul bersama, tanpa merasa kekurangan apapun.
Kabar kami tak terlalu baik. Aku takut jika mendengar hal itu. Cerita yang tak pernah seindah ketika kau ceritakan padaku sebelum aku tidur pada masa kecil itu. Mengapa hanya hal indah yang kau ceritakan padaku dulu? Sedangkan kini hari-hari yang aku jalani penuh dengan cerita yang berliku. Mengapa hanya hal-hal yang indah yang kau berikan padaku dulu? Entah apakah aku akan sekuat yang kau pikirkan pada saat itu. Kau tak pernah memberiku beban selama hidupmu. Sekarang, aku mulai takut membayangkan apa yang akan terjadi esok hari. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Beri tahu aku bagaimana cara untuk menghadapi rintangan, mengalahkan ketakutan, dan bertahan untuk masa depan. Aku tahu kau yang paling serba bisa dalam segala hal.
Jika seandainya kau masih disini dalam rangkulan kami, mungkin pelukanmu akan menghangatkan kami. Perkataanmu akan meneduhkan pemikiran kami. Dan senyumanmu akan menenangkan keadaan kami.
Tapi waktu telah merebutmu dari kami. Lalu pergi ke pelukan yang lebih abadi. Semoga kau disana pun berbisik kepada Tuhan, untuk senantiasa melindungi kami.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s