Analogi Cinta Sendiri

Aku suka menganalogikan suatu hal menggunakan hal lainnya. Bukan hanya agar mudah dipahami, tetapi juga untuk berpikir, kemudian untuk dimengerti. Sesuatu yang sudah dimengerti akan bisa diterima.

Seperti halnya aku menganalogikan kisah kita sebagai sebuah buku, buku yang tak habisnya aku tulis kemudian kubaca sendiri. Selanjutnya buku itu membuatku beranalogi seolah-olah ia adalah mesin waktu yang membuatku terhempas, kemudian ia menjelma menjadi sebuah kutub di sudut bumi. Membekukan. Mendiamkan. Dingin.

Hingga semuanya berakhir, sampai akhirnya aku tersadar, semuanya sudah tiada. Namun semua itu takkan pernah berhenti.

Aku, menganalogikan kisah kita menjadi sebuah buku. Buku yang seharusnya tak kaubaca. Aku tak ingin terhempas ke masa lalu, kemudian terdampar di masa depan. Tanpamu.

Kuharap kamu tak membuka ini. Aku harap kamu mengerti.

*analogi n persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan; kias

Diambil dari blognya bang oka langsung 😀

Ruang Temu (sinopsis)

Mungkin di antara ragu dan bahagia, justru dialah yang jatuh hati kepada kesedihan…
Bagaimana bila seorang lelaki menyatakan ia jatuh hati kepadamu? Buat dia ini justru meresahkan. Waktu yang berdetak seperti derak roda kereta di atas jalanan berdebu yang memerihkan mata. Seperti mata lelaki itu yang selalu memancarkan kesedihan hingga dia ragu mampu menciptakan bahagia di sana.

Mungkin, di antara cinta yang menunggu, justru waktulah yang datang tak tepat…
Bagaimana bila dia yang jatuh hati kepada seorang yang lain? Buat dia, ini terasa seperti menemukan pada waktu yang tak pas meskipun mereka saling mengutuhkan. Harapan yang dipendam menjelma menjadi mimpi. Tinggal itu satu-satunya ruang temu untuk dia berbagi rindu dengan cintanya yang telat tiba.

Mungkin, di antara cinta yang terlihat dan yang terlambat, selalu ada ruang temu rahasia…
Dan día cukup memejamkan mata untuk sampai di sana.

Ruang temu merupakan sebuah novel yang ditulis oleh Maradilla Syachridar. Ruang Temu mengisahkan tentang cinta yang terjalin antara Deanna dan Mielka. Cinta yang cukup rumit untuk dijalankan. Namun, di antara kerumitan itu, mereka merasakan sebuah kebahagiaan yang terjalin lewat mimpi. Sebuah kebahagiaan semu yang pada terkadang membuat mereka kecewa.

ketemu chiby

Gambar

jadi kemaren hari minggu, aku sama @dupidupidam @yayangnafisa @desi_erma ada acara pencarian bakat di kampus UNIKA semarang. acaranya pagi jam 10, tapi kita datengnya seperti biasa ngaret, orang indonesia bangetlah. acaranya ternyata cuma bentar, cuma ngantrinya aja yang bikin lama. sekitar satu jam mungkin. kita berangkatnya patungan naik taksi, soalnya ntar pulangnya mau dijemput sama bapaknya si yayang. tapi sebenernya yang paling bayak pake duitnya yayang. huehuehue. acaranya kelar jam setengah 2 siang gitu deh. berhubung bapaknya yayang ngejemput jam 5 sore, jadinya kita melanjutkan perjalanan ke paragon.

begitu sampe sana tu, ada spanduk gede kalo bakalan aa cherry belle. si dubpi tu seneng banget. secara dia udah 3 kali gagal keteny chiby. yaudah tu kita tungguin. jadi di paragon kerjaannya cuma makan, sholat, jogging, keluar masuk toko. sampe akhirnya terlihat kerumunan masa yang dijaga ketat sama polisi. ternyata chiby nya udah mau naik panggung. nyari-nyari tempat kosong udah pada penuh, dari lantai dasar sampe lantai 4 penuh semua. dan akhirnya kita dapet di barisan paling depan. yeesss.. tapi di belakang panggung. bagus sekali. alhasil kita cuma liat mereka lewat di depan kita sama liat punggungnya pas mereka udah pada mulai nyanyi. yah tak apalah..

setelah liat mereka secara live di depan mata aku, ternyata mereka cantik abiiisss. kulitnya putih, mukanya mulus banget kayak abis di amplas. dan ternyata, aslinya mereka itu kurus banget dan tingginya nggak beda jauh sama aku. serius deh. ya cuma itu aja sih yang mirip.

ya.. kebetulan sekali tanpa ada rencana mau pergi kemana malah jadi ketemu chiby. hak hak haakkk. 😀