Mencari Kenyataan, Bukan Pembenaran

be-honest

Mereka tak akan pernah tau apa yang sedang seseorang pikirkan. Mereka hanya menebak-nebak dan meraba. Yang mereka lihat dan dengar tak semua nyata. Dan mereka tak bisa membedakannya. Ya.. Karena mereka hanyalah manusia biasa. Sama seperti aku. Manusia hanya memberikan topeng pada yang lainnya. Mungkin hanya beberapa dari mereka yang mengetahui sebenarnya. Apa yang manusia pikirkan tak semuanya benar. Itu hanya pembenaran yang mereka buat sendiri. Untuk membela dirinya sendiri. Kemudian mereka saling menyalahkan yang lain untuk menjadi yang selalu benar. Kenapa manusia harus menjadi pihak yang benar? Sedangkan pada kenyataannya manusia adalah makhluk yang penuh kesalahan. Lalu untuk apa mencari pembenaran? Itu egois.
Aku, kamu, dia, ataupun mereka hanya menebak. Dan tak akan pernah tau yang sebenarnya jika tak ada yang mengalah.

Iklan

Tanam dan Menuai

yellow rose image-3
Memang manusia hidup di dunia harus punya tujuan. Tapi bukan untuk sikap. Seperti halnya kebaikan. Berbuat baik tak perlu punya tujuan. Hanya ketulusan yang dibutuhkan. Bukankah sesama manusia memang harus berbuat baik? Tapi kenapa sebagian diantara mereka terselip sebuah tujuan khusus? Apa itu yang namanya kebaikan? Apa ada yang salah dengan berbuat baik?
Walaupun orang lain telah berbuat buruk, entah sengaja atau tidak, apa iya kita harus membalasnya dengan keburukan pula? Ada sebuah pepatah yang mengatakan, “orang baik pasti akan mendapatkan yang baik pula”. Jadi atas dasar apa seseorang berbuat tidak baik? Karena semua hal yang kita lakukan akan berbalik pada diri kita sendiri.
Kepada yang punya hati, jangan berubah menjadi yang tak dikenal..

Candu Yang Tak Berteori

Tanda-tanda-Anda-Sedang-Jatuh-Cinta

Apakah cinta itu datang karena terbiasa? Terbiasa bersama, terbiasa berdua, terbiasa dengan keadaan. Hingga akhirnya menjadi sebuah kebutuhan, lalu muncul sebuah ikatan diantaranya. Lalu bagaimana dengan cinta pada pandangan pertama? Cerita itu jelas ada. Mata yang tak pernah bertatap sebelumnya, mulut yang tak pernah bersapa sebelumnya. Tapi entah kenapa ada sebuah rasa yang kuat yang membuat seseorang itu yakin bahwa ini adalah cinta. Keduanya nyata. Tapi entah mana yang lebih kuat dan setia. Pada hakikatnya setiap cinta itu suci dan tulus. Setelahnya hanya bagaimana cara sang pemilik cinta dapat menjaganya.
Cinta datang tak perlu alasan. Cinta bukan soal mengapa atau kenapa. Cinta itu hanya tentang ketulusan. Mungkin cinta tak selalu indah dijalannya. Namun bukankah cinta datang bersamaan dengan perasaan yang lainnya? Kecewa, cemburu, patah hati.
Ah.. sudahlah. Tetap saja cinta itu memabukkan. Seperti candu yang tak pernah puas. Hingga terkadang dia tak butuh logika. Karena tak ada teori yang dapat menjelaskan bagaimana megahnya..

Dan Disinilah Aku

Selamat menunaikan ibadah puasaaa…

Nggakpapa lah ya telat. Ya maklum, minggu-minggu kemaren perasaan dan pikiranku sedang bergejolak. Mikirin masa depan yang abu-abu, gelap, dan samar. But now, alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah karena telah melimpahkan karunia-Nya sehingga aku akhirnya mendapatkan sebuah pertolongan yang sudah aku tunggu-tunggu. Dan itu adalah..

Yeesssss, finally i get it. Aku resmi jadi mahasiswa. Setelah selama ini berjuang dan mengalami berbagai kegagalan, akhirnyaaa… Seneng banget rasanya. Subhanallah.. Dan untuk sampai dititik ini itu nggak mudah banget buat aku. Nggak cuma ngebebanin pikiran, tapi mental. Bener-bener bikin mental jatuh. Apalagi liat temen-temen yang udah duluan dapet kuliah. Itu rasanya nyesek banget. Ditambah lagi kalo ketemu keluarga, mantan guru, sama temen-temen ibu/kakakku, itu udah pengen nangis rasanya. Minder banget deh sumpah. Ya emang sih ada temen-temen lain juga yang belom dapet sekolah, tapi buat orang kayak aku yang mentalnya setengah-setengah itu berat banget.

Setiap buka sosial media, pasti ada aja yang nampang lagi ngomongin kuliahan. Sedangkan aku??? Waktu itu aku belom jadi mahasiswi manapun. Mau ikutan ngobrol juga nggak mungkin. Cuma bisa nyimak, nahan nangis, ngelus dada, sambil berdoa dalam hati. Belom lagi liat yang majang tempat kuliahannya yang baru. Astagfirullah.. itu bikin sesak nafas.

Tapi nggakpapa. Semuanya butuh proses dan akan indah pada waktunya. Ini adalah kado ulang tahun yang istimewa yang diberikan Allah sama aku. Ya Allah terima kasih atas jawaban segala doaku. 🙂

Awal Keberhasilan

 

Malem ini pengumuman SNMPTN, dan saya gagal. Ya emang harusnya aku udah tau sejak awal. Aku yang dengan otak pas-pasan bisa nembus Teknik Kimia UNDIP. Semuanya hancur. Dadaku kerasa sesek. Walopun aku udah nyiapin mental, tapi tetep aja rasanya sakit, nyesek banget. Untungnya keluargaku nyemangatin aku biar nggak terlalu down. Entah kenapa semua rasanya hambar. Aku udah ikhlas gagal SNMPTN, tapi rasanya masih nyesek. Nggak tau aku yang terlalu berlebihan, apa gimana?

Cari kuliah ternyata susah banget ya? Ya Allah, tolong bantu Fifta. Beri hamba yang terbaik, biar Fifta bisa ngebanggain keluarga dan bapak disurga. Bapak, maafin aku belom bisa dapetin SNMPTN itu. Semoga Allah ngasih jalan lain yang lebih baik. Amin..