Yang Aku Butuhkan Hanya Lelah

Racikan Kata

11965-I-m-Tired

Aku sudah lelah.

Maafkan aku yang lelah dengan semua pertanyaan yang berputar di kepala. Aku sudah lelah dengan segala persepsi yang terbentuk dari flim-film dan cerita dongeng berbalut kisah cinta bahagia abadi. Aku sudah lelah, bahkan dengan keinginan diri sendiri.

Aku sudah lelah dengan,

“Pasangan idaman adalah yang begini, pasangan idaman adalah yang begitu.”

Semua berputar-putar dan menjadi satu, membentuk satu sosok di ‘teater impian’. Sosok yang sempurna, yang tak punya celah. Sosok yang pada akhirnya kamu cari sebatas hanya karena diingini.

Dan ketika kamu terus mencari sosok yang sempurna, pada akhirnya apa yang didapati? Rasa lelah yang tak tertandingi, kebingungan yang terus menggerogoti, dan ketenangan yang terenggut karena terlalu lama sendiri.

Namun jatuh cinta bukanlah seperti itu. Atau setidaknya, jatuh cinta yang baik, jujur, serius, komitmen, dan ingin bahagia bersama tidaklah seperti itu. Jatuh cinta yang sempurna, sejatinya justru tidaklah sempurna. Karena apa? Karena pasangan yang paling sempurna adalah dua orang yang tidak…

Lihat pos aslinya 247 kata lagi

FLAAA

tumblr_md961clJ8K1qacv9co1_500

Kita pernah saling memiliki dalam kehampaan. Kita tahu bagaimana rasanya kehilangan. Kita sama-sama merelakan. Kita paham dengan kesetiaan. Namun kita tak memiliki kesempatan. Kita dipertemukan namun tidak untuk dipersatukan. Kita terlihat bersama namun nyatanya berjalan sendirian. Kita tak saling memaksakan karena tak ada daya yang dapat diwujudkan. Kita seperti serpihan yang berhamburan dijalanan. Tak ada yang kembali menyatukan. Mungkin lelah oleh keadaan. Kita tak mencoba bertahan namun tak juga melakukan perpindahan. Kita hanya dapat membuat khayalan yang tak sejalan dengan kenyataan. Entah sampai kapan…

Masih Kepada Kamu

images (11)

Entah telah berapa lama waktu yang habis untuk menunggu sebuah perjumpaan. Melihat dari balik jendela atau dari sela keramaian orang. Aku pikir hari itu tak akan sama dengan hari lainnya. Tapi ternyata tak juga memberi penawar untuk seorang pecandu. Rindu ini kian menumpuk, menggunung, tak terbendung. Lalu dimana lagi aku dapat menemukan matamu yang sendu?

Waktu kita tak akan abadi. Semuanya akan berakhir seiring dengan berjalannya takdir. Diantara kita tak akan tau apa yang akan terjadi. Yang telah lalu hanya dapat diingat. Tak inginkah kamu untuk membuat cerita bersamaku dimasa yang akan datang? Tentang apapun itu, segala hal yang utuh. Mungkin tak selalu bahagia, tapi akan berakhir indah.

Setelah ini, kita akan berdiri diantara jarak. Aku akan tetap disini, sedang kamu akan terbang bersama sayapmu yang bebas. Jika takdir tak mempertemukan kita sebagai yang saling memiliki, aku harap ada jalan lain yang tak serumit ini.

Dalam keheninganmu, semoga Tuhan menyelipkan namaku dalam lamunanmu. Sebelum hatiku lelah, sebelum kesempatan itu musnah, sebelum aku pergi melangkah beranjak dari rumah.

Firasat (Raisa)

5174955757_d7a79a99e3_b1

Kemarin ku lihat awan membentuk wajahmu
Desau angin meniupkan namamu
Tubuhku terpaku

Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu
Tabur bintang serupa kilau auramu
Aku pun sadari, ku segera berlari

Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk cepat pulang
Cepat kembali, jangan pergi lagi

Alirnya bagai sungai yang mendamba samudera
Ku tahu pasti kemana kan ku bermuara
Semoga ada waktu (sayangku) sayangku

Ku percaya alam pun berbahasa
Ada makna di balik semua pertanda
Firasat ini rasa rindukah ataukah tanda bahaya
Aku tak peduli, ku terus berlari

Cepat pulang (cepat pulang), cepat kembali, jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk cepat pulang (cepat pulang)
Cepat kembali, jangan pergi lagi

Dan lihatlah sayang (lihatlah)
Hujan terus membasahi seolah ku berair mata

(cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi
Firasatku) ingin kau tuk cepat pulang
(cepat kembali, jangan pergi lagi) ku hanya ingin kau kembali
(firasatku ingin kau tuk cepat pulang) pulang
(cepat kembali, jangan pergi lagi)

Aku pun sadari
Kau takkan kembali lagi

Pesan Dalam Kegelisahan

images (47)
Adakalanya yang di harap tak didapat. Adakalanya yang tak terduga menjadi nyata. Entah apa maksud di baliknya, Tuhan yang lebih tahu segalanya dibanding kita, manusia.
Aku atau pun kamu hanya bisa menjalankan takdir-Nya. Tuhan terlalu mudah membolak-balikkan hati manusia. Saat ini mungkin aku atau kamu, berkata cinta atau tak cinta. Namun entah untuk beberapa waktu yang akan datang.
Aku atau kamu tak bisa mendahului takdir. Kita hanya bisa menebak-nebak. Walau terkadang diantara kita mencoba membenar-benarkan dugaan yang ada.
Aku hanya mencoba menjalani peran sebagai seorang wanita yang sedang meniti di sebuah proses menjadi seorang dewasa. Maaf jika kamu lelah dan tak bisa menunggu. Atau mungkin aku yang terlalu berhati-hati dalam melangkah. Aku hanya takut tergelincir ditengah jalan hingga tak dapat sampai di ujung jalan ini. Merasakan sakit dan meninggalkan luka yang dalam. Mungkin kamu telah mengulurkan tanganmu, mencoba menggenggam tanganku dan berjalan bersama hingga akhir. Tapi aku terlalu angkuh berjalan sendirian. Sedang aku sendiri tak tahu sampai kapan aku dapat bertahan.
Lalu kamu pun sedang menjalani peran sebagai seorang pria yang sedang menunggu wanitanya. Berusaha menelusup kedalam rongga hati dan mengikatnya menjadi sebuah hubungan yang lebih mapan. Tapi mungkin kamu terlalu memikirkan banyak hal hingga kamu tak bisa lagi mempertahankan dan akhirnya melepaskan.
Dari semua yang telah terjadi, percayalah Tuhan telah menyelipkan pesan diantara kegelisahan. Memberi kesempatan untuk cinta yang akan tumbuh setelahnya. Menyiapkan hati yang lebih kuat untuk menunggu dan saling memberi dan menerima.
Dan untuk semua yang telah berlalu, terima kasih untuk perasaan yang terungkap.
lilinn